Palu, buanapagi.com – Aparat gabungan menggelar patroli pengamanan (PAM) di kawasan Lalove, Kota Palu, untuk mengantisipasi potensi bentrok susulan antara warga Kelurahan Nunu dan Kelurahan Anoa.
Patroli tersebut berlangsung pada Minggu, 1 November 2026, sekitar pukul 23.00 WITA. Kegiatan dipimpin PS Kapolsek Palu Selatan AKP Muhamad Kasim, S.H., dengan melibatkan satu regu Ton Samapta, satu regu Ton Brimob, satu regu Ton Pol PP, satu regu Ton Tentara, personel Polsek Palu Selatan, dan Ton Siaga Polresta Palu.
Apel pengamanan diawali di Polsek Palu Selatan, kemudian dilanjutkan patroli mobile menggunakan 2 unit mobil barier, 2 unit truk logistik, dan 1 unit mobil Satpol PP.
Adapun rute patroli menyisir sejumlah titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), yakni Jalan Lalove, Jalan Jati, Jalan Sungai Lariang, Jalan Sungai Ogiotin, Jalan Tanamea, Jalan Agatis, Jalan Jati Baru, Jalan I Gusti Ngurah Rai, dan Jalan Emy Saelan.
Kapolsek mengatakan, patroli difokuskan di dua titik vital, yakni Jembatan Lalove dan Jalan Anoa. Kedua lokasi tersebut menjadi penyekat antara dua kelurahan dan rawan menjadi titik kumpul warga pasca-perkelahian.
“Ini adalah kegiatan rutin pasca-bentrok pemuda Kelurahan Nunu dan Kelurahan Anoa dalam rangka mengantisipasi gangguan kamtibmas,” ujar AKP Muhamad Kasim dalam keterangannya.
Selain patroli, petugas juga menertibkan pemuda dan warga yang masih beraktivitas di luar rumah hingga larut malam. Petugas memberikan imbauan kamtibmas agar warga tetap waspada, berhati-hati terhadap orang tidak dikenal, serta tidak mudah terpancing isu provokatif yang berkembang pasca-perkelahian.
Pada pukul 00.30 WITA, seluruh personel gabungan melaksanakan siaga stasioner di Jembatan Lalove untuk mengantisipasi pergerakan massa dari kedua wilayah.
Hingga patroli berakhir pada pukul 00.35 WITA, situasi di wilayah hukum Polsek Palu Selatan dilaporkan aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya aktivitas mencurigakan maupun pergerakan massa.
Aparat memastikan patroli gabungan akan terus dilaksanakan secara berkala guna meminimalisir potensi kejahatan dan mencegah terulangnya perkelahian antarwarga di Kota Palu. (bp/Mad)


