Politik

Bahrumsyah: Nilai-Nilai Pancasila Jadi Kunci Menjaga Keharmonisan Bangsa

Medan, buanapagi.com – Ketua Fraksi PAN-Perindo DPRD Kota Medan, T. Bahrumsyah, mengajak masyarakat untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan juga pedoman dalam membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Hal itu disampaikan Bahrumsyah saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Selebes, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan, Minggu (25/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bahrumsyah menegaskan bahwa wawasan kebangsaan tidak cukup hanya dipahami sebagai teori atau pengetahuan. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menjelaskan, lima sila dalam Pancasila merupakan hasil pemikiran para pendiri bangsa yang mengandung nilai luhur dan menjadi landasan dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurut Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Medan itu, sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, mengajarkan setiap warga negara untuk menjunjung tinggi nilai ketuhanan dan menjalankan ajaran agama masing-masing.
“Artinya, kita harus ber-Tuhan. Ini sejalan dengan filosofi Qul Huwallahu Ahad dalam Islam,” ujarnya.

Selanjutnya, sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, mengandung pesan penting tentang penghormatan terhadap martabat manusia. Bahrumsyah menilai, setiap orang harus mampu memperlakukan sesama secara adil, menjunjung nilai kemanusiaan, serta mengedepankan akhlak dalam kehidupan sosial. “Pada sila ini, akhlak itu paling penting,” katanya.

Pada sila ketiga, Persatuan Indonesia, Bahrumsyah mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat. Menurutnya, persatuan menjadi modal utama untuk menghadapi berbagai persoalan dan membangun kehidupan yang harmonis.

“Bersatu saja, kita belum tentu dapat menyelesaikan masalah, apalagi kalau bercerai-berai,” ungkapnya.

Sementara itu, sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, mengajarkan pentingnya mengedepankan musyawarah dalam mengambil keputusan. Nilai tersebut juga mencerminkan semangat gotong royong dan tanggung jawab bersama dalam menyelesaikan persoalan.

Bahrumsyah kemudian menjelaskan bahwa sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, menegaskan pentingnya menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

Ia mengingatkan para pemangku kepentingan agar menjalankan amanah dengan mengutamakan kepentingan rakyat, sehingga kebijakan dan pengelolaan negara benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
“Bagi para pemangku kepentingan, berlaku adillah untuk rakyat serta tunaikan tanggung jawab demi kepentingan dan kesejahteraan rakyat,” tegas politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Legislator dari daerah pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Medan Marelan, Medan Labuhan, dan Medan Belawan itu berharap masyarakat semakin memahami makna Pancasila dan menjadikannya sebagai pedoman dalam bersikap maupun bertindak.
Bahrumsyah menekankan, penerapan nilai-nilai Pancasila secara konsisten dapat memperkuat persatuan, menumbuhkan kepedulian sosial, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.

“Mari kita implementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Para pendiri bangsa telah memikirkan hal ini sejak dahulu. Jika nilai-nilai Pancasila dijalankan dengan baik, kehidupan berbangsa dan bernegara akan berjalan damai,” pungkasnya. (bp1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *