Asahan

199 Sarjana IAIDU Diwisuda, Bupati Asahan Minta Lulusan Terus Tingkatkan Kompetensi

Asahan, buanapagi.com – Sebanyak 199 mahasiswa Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan Kisaran resmi menyandang gelar sarjana setelah mengikuti prosesi Wisuda Angkatan XXXVI Tahun Akademik 2026/2027 di Aula Hotel Sabty Garden Kisaran, Kamis (24/9/2026).

Prosesi wisuda tersebut turut dihadiri Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin S.Sos, M.Si bersama Pembina Daar Al Uluum Kisaran, perwakilan Kapolres Asahan, perwakilan Dandim 0208 Asahan, jajaran pimpinan IAIDU, para dekan dan dosen serta civitas akademika.

Sekretaris Kopertais Wilayah IX Sumatera Utara Dr. Syawaluddin Nasution, M.Ag juga hadir sekaligus menyampaikan orasi ilmiah. Sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Asahan serta tamu undangan lainnya turut menghadiri kegiatan tersebut.

Wisuda tahun ini mengangkat tema “Integritas, Adaptabilitas, dan Dedikasi Membangun Peradaban.”

Dari 199 wisudawan, sebanyak 105 orang berasal dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), 19 orang dari Manajemen Pendidikan Islam (MPI), sembilan orang dari Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), 30 orang dari Hukum Keluarga Islam (HKI), 14 orang dari Hukum Ekonomi Syariah (HES), dan 22 orang dari Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI).

Rektor IAIDU Asahan Assoc. Prof. Dr. Hj. Nilasari Siagian, S.H., S.Pd.I., M.H dalam sambutannya menyampaikan perkembangan lembaga yang dipimpinnya selama setahun terakhir.

Salah satu capaian yang disampaikan adalah pelaksanaan Asesmen Lapangan (AL) oleh Kementerian Agama RI melalui Subdit Kelembagaan pada Agustus 2026. Asesmen tersebut berkaitan dengan proses alih bentuk IAIDU dari institut menjadi universitas.

“Ini adalah langkah besar dalam perjalanan sejarah kampus kita. Mohon doa dari seluruh hadirin, semoga proses ini dimudahkan oleh Allah SWT,” ujar Nilasari.

Ia berharap pada pelaksanaan wisuda tahun berikutnya, IAIDU Asahan sudah dapat berkumpul kembali dengan status kelembagaan sebagai universitas. Kepada para lulusan, Rektor berpesan agar tetap menjaga integritas dalam kondisi apa pun, tidak berhenti belajar serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mengatakan gelar sarjana yang diperoleh para wisudawan bukan sekadar pencapaian akademik. Menurutnya, gelar tersebut merupakan amanah yang harus diwujudkan melalui karya, integritas dan kontribusi nyata di tengah masyarakat.

Taufik juga menilai pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang mempunyai kecerdasan intelektual sekaligus kematangan spiritual dan sosial. “Teruslah belajar sepanjang hayat. Jangan pernah berhenti meningkatkan kompetensi dan memperluas wawasan. Jadilah pribadi yang inovatif, kreatif, dan mampu menciptakan peluang,” pesannya.

Bupati menegaskan Pemkab Asahan akan terus memberikan dukungan terhadap peningkatan mutu pendidikan karena kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu unsur penting dalam pembangunan daerah.

Kegiatan ditutup dengan orasi ilmiah dan penyerahan plakat dari Pemkab Asahan kepada sarjana IAIDU Asahan.(bp\dil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *