Politik

Reses di Medan Utara, Hadi Suhendra Langsung Hubungi Kadis SDABMBK Usai Terima Keluhan Warga

Medan, buanapagi.com – Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Hadi Suhendra, SH, melaksanakan Reses VI Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 di tiga titik berbeda di wilayah Medan Utara. Kegiatan tersebut digelar di Jalan Sumatera No. 01, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan dan Jalan Stasiun Desa Besar, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan pada Sabtu (25/7/2026), serta di Jalan Pasar IV Barat Ujung, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Minggu (26/7/2026).

Reses yang dihadiri ratusan warga tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi sekaligus persoalan yang selama ini dihadapi. Hadir pula unsur pemerintah kecamatan, kelurahan, kepala lingkungan, serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) yang ikut mendengarkan langsung berbagai keluhan masyarakat.

Dalam reses, Hadi Suhendra menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda rutin anggota legislatif, tetapi menjadi sarana penting untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sebagai bahan perjuangan di DPRD Kota Medan. Menurutnya, setiap persoalan yang disampaikan warga akan dicatat dan diperjuangkan agar dapat direalisasikan oleh Pemerintah Kota Medan melalui dinas terkait.

“Semua aspirasi masyarakat akan menjadi bahan kami di DPRD untuk disampaikan kepada Pemerintah Kota Medan. Kehadiran kami di tengah masyarakat bukan hanya mendengar, tetapi juga memastikan setiap persoalan mendapat tindak lanjut,” ujar pria yang akrab disapa Hendra.

Politisi Partai Golkar tersebut mengatakan, sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota Medan saat ini berjalan dengan baik sehingga berbagai persoalan masyarakat dapat segera dikoordinasikan kepada OPD terkait.

Bahkan saat reses berlangsung, Hendra langsung menghubungi Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan guna menyampaikan keluhan masyarakat mengenai kondisi jalan dan drainase yang rusak di sejumlah lingkungan di Kecamatan Medan Marelan.

“Saya tadi langsung menghubungi kepala dinas. Harapan saya dinas segera turun ke lapangan bersama camat untuk melihat kondisi yang disampaikan masyarakat. Kita ingin ada tindakan nyata, bukan hanya sekadar menerima laporan,” tegasnya.

Selain persoalan infrastruktur, Hendra juga memberikan perhatian serius terhadap pelayanan kesehatan. Ia mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan program Universal Health Coverage (UHC) yang memungkinkan warga Kota Medan berobat hanya menggunakan KTP.

Namun demikian, Legislator Dapil II yang meliputi Medan Belawan, Medan Labuhan dan Medan Marelan ini mengaku masih menerima laporan adanya masyarakat yang belum memperoleh pelayanan kesehatan secara maksimal. Karena itu, ia berjanji akan memanggil Dinas Kesehatan Kota Medan guna meminta penjelasan apabila masih ditemukan rumah sakit yang belum memberikan pelayanan sesuai ketentuan.

“Kami sudah menganggarkan program berobat menggunakan KTP. Kalau masih ada masyarakat yang belum mendapatkan pelayanan dengan baik, tentu akan kami evaluasi. Saya akan memanggil Dinas Kesehatan agar persoalan ini segera diselesaikan,” katanya.

Pada kesempatan itu, Hendra juga prihatin atas persoalan keamanan di wilayah Medan Utara, khususnya Kecamatan Medan Marelan. Ia mengajak pemerintah kecamatan, kepolisian, TNI, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan mencegah aksi tawuran maupun begal yang belakangan meresahkan masyarakat.

Menurutnya, keamanan merupakan syarat utama agar aktivitas masyarakat dan perekonomian dapat berjalan dengan baik.

Dirinya juga mengingatkan para orang tua untuk lebih mengawasi pergaulan anak-anak agar tidak terlibat dalam tindak kriminal.

“Jangan sampai anak-anak kita menjadi pelaku maupun korban kejahatan. Mari kita sama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Menutup kegiatan reses, Hadi Suhendra mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang hadir dan menyampaikan berbagai masukan. Ia memastikan seluruh aspirasi akan dibawa ke DPRD Kota Medan sebagai bahan pembahasan bersama Pemerintah Kota Medan sehingga dapat direalisasikan sesuai skala prioritas pembangunan.

Sebelumnya dalam sesi dialog, warga menyampaikan beragam persoalan yang selama ini belum terselesaikan.  Heriadi mengeluhkan kondisi Jalan Gang Pipa yang hingga kini hanya sebagian dicor, sementara sisanya masih berupa jalan rusak. Dia juga menyebut kondisi parit yang lebih tinggi dari badan jalan menyebabkan kawasan tersebut kerap dilanda banjir saat hujan turun.

Weni Ayu, warga Lingkungan VII Kelurahan Terjun, meminta Pemerintah Kota Medan segera memperbaiki drainase di Jalan Marelan I Pasar IV Barat. Menurutnya, kawasan tersebut selalu tergenang air meski hujan dengan intensitas rendah karena saluran air tidak berfungsi dengan baik.

Warga Lingkungan VIII juga mengeluhkan banjir rob yang semakin sering terjadi. Air pasang bahkan masuk hingga ke mushala dan rumah-rumah warga, terutama saat pasang laut bertepatan dengan hujan deras. Selain itu, warga berharap pemerintah segera mengatasi persoalan ketersediaan air bersih yang hingga kini masih menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Keluhan lain datang dari warga terkait pelayanan kesehatan. Seorang warga mengaku pasien yang menjalani pengobatan menggunakan KTP di salah satu rumah sakit hanya menjalani perawatan selama dua hari sebelum dipulangkan, meski kondisi kesehatannya dinilai belum sepenuhnya pulih. Persoalan tersebut langsung mendapat perhatian Hadi Suhendra yang berjanji akan meminta penjelasan kepada Dinas Kesehatan Kota Medan.

Tak hanya itu, masyarakat juga meminta Pemerintah Kota Medan bersama aparat kepolisian meningkatkan keamanan di Kecamatan Medan Marelan. Warga mengaku masih dihantui maraknya aksi begal, tawuran, dan tindak kriminal yang dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari. Mereka berharap patroli keamanan lebih ditingkatkan serta seluruh elemen masyarakat dilibatkan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. (bp1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *