Medan, buanapagi.com – Kehadiran stan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara pada Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 Tahun 2026 menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung. Setiap hari, dinas tersebut menggelar berbagai kegiatan edukatif berupa demo pertanian yang dikemas secara interaktif sehingga berhasil menarik minat masyarakat dari berbagai kalangan.
Sejak hari pertama penyelenggaraan PRSU, stan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut selalu dipadati pengunjung yang ingin menyaksikan demonstrasi seputar dunia pertanian, sekaligus mengikuti berbagai kuis berhadiah yang disiapkan panitia. Suasana yang edukatif namun santai membuat masyarakat antusias berpartisipasi.
Tidak hanya menampilkan hasil pertanian, stan tersebut juga menghadirkan edukasi mengenai pentingnya penggunaan benih dan bibit unggul sebagai langkah awal meningkatkan produktivitas pertanian. Para penyuluh memberikan penjelasan langsung kepada pengunjung mengenai teknik budidaya, pemanfaatan sarana produksi, hingga pengembangan komoditas pertanian.
Berbagai produk hasil binaan juga dipamerkan sebagai display untuk memperkenalkan potensi pertanian Sumatera Utara. Produk olahan seperti keripik dan kacang Sihobuk, aneka buah-buahan, serta beragam komoditas pertanian lainnya menjadi perhatian pengunjung yang ingin mengetahui hasil usaha para pelaku pertanian binaan.
Selain produk olahan, pengunjung juga dapat melihat berbagai produk segar hasil pertanian yang menunjukkan kualitas komoditas lokal Sumatera Utara. Pameran tersebut menjadi sarana promosi sekaligus mempertemukan masyarakat dengan berbagai produk unggulan daerah.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara yang diwakili Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Penyuluhan, Heru Suwondo, mengatakan keikutsertaan dinas pada PRSU bukan sekadar memamerkan produk pertanian, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya sektor pertanian bagi kehidupan.
“Melalui kegiatan demo yang kami laksanakan setiap hari, kami ingin masyarakat lebih mengenal dunia pertanian. Kami berharap pengunjung memperoleh pengetahuan baru mengenai budidaya tanaman, penggunaan benih dan bibit unggul, serta melihat langsung berbagai produk hasil pertanian Sumatera Utara,” ujar Heru.
Menurut Heru, antusiasme masyarakat sejak hari pertama menjadi motivasi bagi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut untuk terus menghadirkan kegiatan yang menarik selama pelaksanaan PRSU. Kuis interaktif, demo pengetahuan pertanian, hingga sesi tanya jawab bersama penyuluh menjadi bagian dari upaya mendekatkan sektor pertanian kepada masyarakat.
Ia menambahkan, edukasi kepada masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun kesadaran akan peran strategis sektor pertanian dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat, diharapkan semakin banyak pihak yang ikut mendukung pengembangan pertanian di Sumatera Utara.
PRSU ke-50 menjadi momentum yang tepat untuk memperkenalkan inovasi, teknologi, dan potensi pertanian Sumatera Utara kepada masyarakat luas. Melalui pendekatan yang interaktif dan edukatif, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara berharap minat masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap sektor pertanian terus meningkat sehingga mampu melahirkan petani-petani muda yang inovatif dan berdaya saing. (bp3)



