Asahan

Dari PAUD hingga Taman Baca, TP PKK Asahan Perkuat Gerakan Literasi dan Pemberdayaan Keluarga

Asahan, buanapagi.com – Komitmen membangun sumber daya manusia yang unggul tidak hanya diwujudkan melalui pendidikan formal, tetapi juga lewat penguatan literasi dan pemberdayaan ekonomi keluarga.

Semangat itulah yang terlihat dalam kunjungan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, bersama Staf Ahli TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Juni Rianto, ke sejumlah lokasi binaan di Kecamatan Kota Kisaran Timur.

Kunjungan diawali di Yayasan Pendidikan Qur’an Kisaran TK Islam Terpadu Qur’an. Di sekolah tersebut, rombongan menyaksikan secara langsung kegiatan belajar anak-anak usia dini dan berdialog dengan para guru mengenai metode pembelajaran yang diterapkan. Kehadiran Ketua TP PKK disambut hangat oleh para tenaga pendidik dan siswa.

Bagi TP PKK Asahan, pendidikan anak usia dini menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter generasi masa depan. Karena itu, perhatian terhadap kualitas proses belajar dan lingkungan pendidikan terus menjadi bagian dari program pembinaan yang dijalankan.

Usai dari lokasi tersebut, rombongan bergerak menuju Galeri UP2K PKK dan Rumah Produksi Selasih milik pasangan Slamet dan Sari Asih. Usaha yang telah berdiri lebih dari tiga dekade itu menjadi contoh keberhasilan pelaku UMKM dalam mengembangkan pangan lokal berbasis potensi daerah.

Beragam produk olahan seperti tepung mocaf, tepung tiwul, keripik singkong, sambal asin, opak, hingga kue bawang dipasarkan ke berbagai daerah. Tidak hanya menopang ekonomi keluarga, usaha tersebut juga membuka lapangan pekerjaan bagi sekitar 25 warga sekitar.

Dalam peninjauannya, Ny. Yusnila melihat langsung setiap tahapan produksi dan memberikan apresiasi terhadap konsistensi pelaku usaha dalam menjaga kualitas produk. Ia menilai pengembangan usaha berbasis rumah tangga dapat menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus mendukung program UP2K PKK.

Agenda kemudian ditutup dengan kunjungan ke Taman Baca Nurul Iman, sebuah ruang literasi masyarakat yang telah aktif sejak 2018. Pada kesempatan itu, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan menyerahkan bantuan buku bacaan untuk menambah koleksi taman baca tersebut.

Menurut Ny. Yusnila, gerakan literasi harus menjadi budaya yang terus ditanamkan sejak usia dini. Ia berharap sinergi antara dunia pendidikan, pelaku UMKM, dan komunitas literasi dapat memperkuat pelaksanaan program Pokja II PKK demi terwujudnya keluarga yang cerdas, mandiri, dan sejahtera.(bp/dil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *