Asahan

Asahan Fight Series 3 Jadi Ajang Pembinaan Generasi Muda, Bupati Apresiasi Semangat Sportivitas Atlet

Asahan, buanapagi.com – Gemuruh semangat para atlet muda mewarnai pelaksanaan Asahan Fight Series 3 yang digelar di GOR Kisaran, Senin (29/6/2026). Kejuaraan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke – 80 itu tidak hanya menyajikan pertandingan olahraga bela diri, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter bagi generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, sportif, dan berprestasi.

Ratusan penonton memadati arena pertandingan untuk memberikan dukungan kepada para atlet yang tampil dalam cabang kick striking dan boxing. Sebanyak 56 peserta ambil bagian dalam kejuaraan tersebut, terdiri atas enam atlet kick striking dan 50 atlet boxing yang berasal dari unsur TNI, berbagai daerah di Sumatera Utara, hingga beberapa provinsi lainnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos, M.Si, Wakil Bupati Asahan Rianto SH, MAP, Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani SH, SIK, MH, Asisten Administrasi Umum Setdakab Asahan, Plt Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan Arbin Ariadi Tanjung SE, MH, tokoh olahraga, serta tamu undangan lainnya.

Founder Asahan Fight Series 3, Fran Hutajulu, mengatakan penyelenggaraan kejuaraan ini merupakan bentuk dukungan terhadap peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus menjadi sarana bagi atlet muda untuk mengembangkan kemampuan mereka di arena pertandingan yang kompetitif.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Asahan dan Polres Asahan yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

“Kami berharap Polri semakin maju, semakin profesional, dan terus menjadi institusi yang dicintai masyarakat. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Asahan dan Polres Asahan atas dukungan yang telah diberikan sehingga Asahan Fight Series 3 dapat terselenggara dengan sukses,” ujar Hutajulu.

Tokoh olahraga Kabupaten Asahan, Donald Panjaitan, menilai olahraga bela diri memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, kejuaraan seperti ini mampu menjadi alternatif kegiatan positif yang menjauhkan remaja dari berbagai pengaruh negatif.

“Melalui olahraga, anak-anak muda belajar disiplin, menghargai lawan, dan menjunjung tinggi sportivitas. Ini juga menjadi salah satu upaya mencegah pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, maupun aksi tawuran,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin memberikan apresiasi kepada panitia yang telah sukses menyelenggarakan kejuaraan tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan akan terus mendukung berbagai kegiatan olahraga sebagai bagian dari pembinaan atlet sekaligus investasi bagi masa depan daerah.

Menurut Bupati, cabang olahraga tinju telah banyak mengharumkan nama Kabupaten Asahan di tingkat provinsi maupun nasional. Oleh karena itu, pembinaan atlet harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar prestasi tersebut dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan.

Bupati juga berpesan kepada seluruh atlet agar menjadikan setiap pertandingan sebagai ajang belajar dan mengasah kemampuan dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Ia mengajak masyarakat untuk terus mendukung Polres Asahan dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta berharap Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum semakin kuatnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Asahan yang aman, sehat, dan berprestasi.(bp/dil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *