Asahan

Tim Penggerak PKK Sumut Dorong Peningkatan Kesehatan Keluarga Melalui Bakti Sosial

Asahan, buanapagi.com – Momentum peringatan Hari Kesatuan Gerak ke – 54 dimanfaatkan Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara untuk memperkuat pelayanan kesehatan keluarga melalui kegiatan bakti sosial di Kabupaten Asahan. Kegiatan yang berlangsung Selasa (14/04/2026) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan tersebut menghadirkan layanan kesehatan komprehensif bagi masyarakat.

Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu Bobby Nasution menyebutkan, bakti sosial ini merupakan bagian dari komitmen PKK dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga. Menurutnya, kesehatan keluarga menjadi pondasi penting dalam pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis, EKG, donor darah, serta skrining kesehatan bagi berbagai kelompok usia. Layanan tersebut ditujukan untuk mendeteksi dini potensi penyakit sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala.

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar menyatakan kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan PKK menjadi langkah strategis dalam menjangkau masyarakat secara langsung.

“Kegiatan ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam memberikan akses layanan kesehatan yang mudah dan gratis,” ujarnya.

Selain pelayanan kesehatan, kegiatan juga diisi dengan penyerahan sarana prasarana Posyandu kepada kader di Kabupaten Asahan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat desa.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan Yusnila Indriati Taufik menyampaikan apresiasi atas dukungan TP PKK Sumut. Ia berharap kegiatan ini memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan sosial ke Panti Asuhan Muhammadiyah Kisaran serta peninjauan Laboratorium Kultur Jaringan Hijau Surya. Dalam kunjungan tersebut, rombongan melihat langsung proses pembibitan tanaman pisang dan anggrek menggunakan teknik kultur jaringan, sebagai upaya mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis pertanian modern.(bp/dil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *