Palu, buanapagi.com – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu kembali meluncurkan inovasi pelayanan publik. Bekerja sama dengan PT Pos Indonesia Cabang Palu, Kanim Palu resmi meluncurkan inovasi terbaru bernama SI-PENGANTAR atau Sistem Informasi Pengambilan dan Pengantaran Paspor.
Peluncuran inovasi strategis tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kepala Kanim Kelas I TPI Palu dan Kepala PT Pos Indonesia Cabang Palu di Aula Kanim Palu pada Senin (2/11/2026).
Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian Kanim Kelas I TPI Palu sekaligus Project Leader Inovasi Mursalim, S.Kom., M.M., mengatakan terobosan ini lahir dari kepedulian terhadap kendala yang sering dialami masyarakat.
“Wilayah kerja kami menjangkau cakupan yang sangat luas, 1 kota dan 6 kabupaten. Seringkali masyarakat terkendala jarak, waktu, maupun biaya transportasi yang tinggi hanya untuk datang kembali ke kantor imigrasi mengambil paspor yang sudah selesai diterbitkan,” ujar Mursalim.
Menurut Mursalim, melalui SI-PENGANTAR layanan tidak berhenti di loket. Pemohon kini memiliki opsi praktis agar paspor langsung diantar dengan aman ke rumah melalui jasa PT Pos Indonesia.
Lebih lanjut, ia menjelaskan inovasi SI-PENGANTAR tidak hanya tentang pengiriman fisik, tetapi juga transformasi digital. Sistem ini telah dibekali Portal Publik yang memungkinkan masyarakat melacak status paspor secara mandiri dan real-time.
Selain itu, terdapat fitur Early Warning System (EWS) yang secara otomatis akan mengirimkan pesan pengingat melalui WhatsApp kepada pemohon agar paspor segera diterima dan terhindar dari risiko pembatalan oleh sistem.
Langkah kolaboratif ini disambut positif pihak PT Pos Indonesia Cabang Palu. Sebagai mitra strategis yang memiliki jaringan logistik terluas, PT Pos Indonesia berkomitmen menjaga keamanan, kelancaran, dan kerahasiaan setiap dokumen paspor yang dikirimkan, didukung dengan sistem pelacakan real-time.
Kolaborasi ini menjadi bukti keseriusan Kanim Kelas I TPI Palu dalam mewujudkan reformasi birokrasi yang efektif, responsif, dan berorientasi pada masyarakat.
Dengan berjalannya SI-PENGANTAR, Kanim Palu berharap dapat meningkatkan kemudahan dan kualitas pelayanan keimigrasian kepada masyarakat. (bp/Mad)



