Ekonomi

Bank Indonesia Gelar KKSU 2026, Dorong UMKM Sumut Tembus Pasar Global

Medan, buanapagi.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sumatera Utara kembali menggelar Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2026 sebagai upaya memperkuat daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional.

Ajang tahunan tersebut akan berlangsung pada 15–26 Juli 2026 di Delipark Mall Medan dengan mengusung tema “Dari Lokal ke Global: Mendorong UMKM yang Inovatif, Inklusif, Berkelanjutan, dan Berdaya Saing Internasional.”

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Ameriza M. Moesa, mengatakan pengembangan UMKM menjadi salah satu prioritas Bank Indonesia dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan.

Menurutnya, di tengah persaingan ekonomi global yang semakin ketat, pelaku UMKM dituntut tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga terus bertransformasi melalui peningkatan kualitas produk, inovasi, digitalisasi, serta perluasan akses pasar.

“KKSU bukan sekadar pameran produk UMKM, melainkan menjadi platform kolaborasi yang mempertemukan pelaku usaha, pemerintah, investor, dunia usaha, akademisi, komunitas hingga buyer dalam satu ekosistem yang saling menguatkan. Kami ingin semakin banyak UMKM Sumatera Utara naik kelas, memperluas pasar, dan menjadi bagian dari rantai nilai global,” ujar Ameriza, Selasa (14/7/2026).

Ia menjelaskan, tema KKSU 2026 juga diwujudkan melalui identitas visual yang merepresentasikan potensi Sumatera Utara.

Elemen anggrek hitam sebagai simbol kekayaan hayati, kopi Arabika Mandailing sebagai komoditas unggulan dunia, serta motif ulos Batak dan songket Melayu mencerminkan sinergi antara kekayaan alam, budaya, dan inovasi dalam membangun UMKM yang berdaya saing tinggi.

Selama 12 hari pelaksanaan, KKSU 2026 akan menghadirkan berbagai kegiatan yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan memperluas peluang usaha bagi para pelaku UMKM.

Beragam agenda telah disiapkan, mulai dari pameran produk unggulan, business matching, showcase produk ekspor, promosi UMKM, business coaching, talkshow dan edukasi, hingga berbagai kompetisi yang mendorong kreativitas, inovasi, serta profesionalisme pelaku usaha.

Salah satu agenda yang menjadi daya tarik utama adalah Kompetisi Kopi KKSU 2026 yang akan diikuti peserta dari berbagai provinsi di Pulau Sumatera, bahkan menghadirkan peserta internasional dari Malaysia dan Singapura.

Kompetisi tersebut mempertandingkan enam kategori, yakni Cup Taster, Manual Brew, Barista, Latte Art, Coffee Blend, dan Roasting, sebagai upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia sekaligus memperkuat kualitas industri kopi dari hulu hingga hilir.

Melalui penyelenggaraan KKSU 2026, Bank Indonesia berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, lembaga keuangan, investor, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem UMKM yang tangguh, inovatif, dan berkelanjutan.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas akses pasar, meningkatkan nilai tambah produk unggulan daerah, sekaligus memperkuat kontribusi UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara.

Selain menjadi etalase produk unggulan daerah, KKSU 2026 juga diharapkan menjadi pintu masuk bagi UMKM Sumatera Utara untuk memperluas jejaring bisnis, menembus pasar ekspor, serta mengangkat produk lokal agar semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

Bank Indonesia pun mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan meramaikan Karya Kreatif Sumatera Utara 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM lokal, sehingga produk-produk karya anak bangsa semakin mampu bersaing dan membawa Sumatera Utara melangkah dari lokal menuju global.(bp1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *