Asahan

Ulang Tahun Dandim 0208 AS, Jadi Momentum Perkuat Soliditas Forkopimda Asahan dan Tanjung Balai

Asahan, buanapagi.com – Kehangatan dan nuansa kekeluargaan mewarnai pertemuan unsur Forkopimda Kabupaten Asahan dan Kota Tanjung Balai yang berlangsung di Aula Makodim 0208/Asahan, Jumat (24/4/2026).

Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar pimpinan daerah, tetapi juga menjadi momentum memperkuat koordinasi serta kebersamaan dalam menjaga stabilitas pemerintahan dan keamanan wilayah.

Sejumlah pejabat penting hadir dalam kegiatan itu, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Asahan Moh. Azmi Ismail AP, MSi, Wali Kota Tanjung Balai Mahyaruddin Salim Batubara SE, MAP, Ketua DPRD Asahan H. Efi Irwansyah Pane, Kajari Asahan Moh. Judhy Ismono SH, MH, Kepala Pengadilan Negeri Kisaran, Sekda Kota Tanjung Balai, Wakapolres Asahan Kompol Selamat Riyadi, perwakilan Danlanal TBA, hingga pimpinan perbankan dari BRI dan Bank Sumut.

Kegiatan diawali dengan sambutan Wali Kota Tanjung Balai Mahyaruddin Salim Batubara yang mewakili Forkopimda menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke – 42 kepada Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra SH, MIP.

Wali Kota Tanjung Balai itu menyampaikan doa dan harapan agar Dandim beserta keluarga senantiasa diberi kesehatan, kelancaran dalam menjalankan tugas, serta kesuksesan dalam perjalanan karier.

Menurut Mahyaruddin, sosok Dandim memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas daerah, terutama dalam membangun komunikasi dan koordinasi lintas sektor. “Sinergi antar Forkopimda harus terus dijaga. Kita harus bersama-sama menjalankan roda pemerintahan dengan baik, saling mendukung, dan menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan kehadiran seluruh tamu undangan. Ia menyebut silaturahmi seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang harmonis antarinstansi.

Menurut Edy, berbagai capaian pembangunan dan stabilitas keamanan yang terjaga selama ini merupakan hasil dari kolaborasi yang kuat antar seluruh unsur pimpinan daerah. “Kita harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Tantangan ke depan tentu tidak ringan, tetapi jika kita hadapi bersama dengan saling menghargai dan peduli, semuanya dapat dilalui,” katanya.

Sebagai penutup, dilakukan pemotongan kue ulang tahun oleh unsur Forkopimda bersama – sama sebagai simbol rasa syukur dan wujud kebersamaan.

Kegiatan itu menjadi pesan kuat bahwa kekompakan antar pemimpin daerah merupakan modal utama dalam menciptakan pemerintahan yang solid dan masyarakat yang harmonis.(bp/dil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *