Asahan, buanapagi.com – Suasana Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan pada Senin (20/04/2026) tampak berbeda dari biasanya. Sebanyak 247 calon jemaah haji berkumpul dengan penuh semangat mengikuti pemeriksaan kebugaran jasmani sebagai bagian dari persiapan menuju Tanah Suci.
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan ini menjadi langkah awal memastikan para jemaah dalam kondisi sehat sebelum keberangkatan yang dijadwalkan pada 28 April 2026 mendatang. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa, kemudian dilanjutkan dengan laporan panitia serta sambutan Wakil Bupati Asahan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan dr. Hari Sapna menyampaikan bahwa ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima karena rangkaian ibadah yang cukup padat dan menuntut ketahanan tubuh. Oleh sebab itu, pemeriksaan kebugaran menjadi salah satu tahapan penting untuk mengetahui kesiapan kesehatan calon jemaah.
Menurutnya, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh mulai dari pengukuran tekanan darah, berat badan, hingga konsultasi kesehatan dengan dokter. Selain itu, para jemaah juga menjalani tes kebugaran menggunakan metode Rockport dengan berjalan sejauh 1.600 meter.
Ia juga mengingatkan bahwa suhu di Arab Saudi saat musim haji diperkirakan cukup tinggi, berkisar antara 38 hingga 42 derajat Celsius. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan dehidrasi dan heat stroke, sehingga para jemaah diimbau meningkatkan daya tahan tubuh sejak dini.
Wakil Bupati Asahan Rianto SH, MAP dalam sambutannya mengajak seluruh calon jemaah untuk menjaga kesehatan dengan berolahraga secara rutin. Ia menekankan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan spiritual, tetapi juga membutuhkan kesiapan fisik yang matang.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga pola makan, memperbanyak minum air putih, serta menggunakan perlengkapan yang sesuai dengan kondisi cuaca di Tanah Suci. Hal tersebut dinilai penting agar para jemaah dapat menjalankan ibadah dengan nyaman.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap seluruh calon jemaah haji dapat berangkat dalam kondisi sehat. Dengan kesiapan fisik yang baik, diharapkan mereka dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air membawa predikat haji yang mabrur.(bp/dil)




