Palu, buanapagi.com – Kapolsek Palu Selatan AKP Mohammad Kasim, S.H. melaksanakan salat Jumat keliling di Masjid Jami Darusalam, Jalan Emisaelan, Kelurahan Tatura Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 11.50 WITA itu dihadiri sekitar 350 jamaah. Selain salat berjamaah, Kapolsek juga menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam imbauannya, AKP Mohammad Kasim meminta warga memastikan kendaraan dalam keadaan terkunci saat diparkir. Ia mengingatkan warga menggunakan kunci ganda atau pengaman tambahan, memarkir di tempat aman dan mudah diawasi, serta tidak meninggalkan kunci kontak di kendaraan meski hanya ditinggal sebentar.
Kapolsek juga menyinggung situasi antara Kelurahan Nunu dan Kelurahan Anoa, Tatura Utara yang belum mencapai kesepakatan damai sepenuhnya. Menurutnya, Polri masih terus berupaya melakukan mediasi dan penyelesaian secara persuasif serta penegakan hukum melalui pertemuan dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh pemuda.
“Kepada para tokoh, tokoh agama, tokoh pemuda, dan orang tua, diharapkan dapat berperan aktif memberikan pemahaman kepada warga agar tidak terlibat dalam tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Terutama kepada anak-anak kita yang masih remaja, mari bersama-sama kita lakukan pengawasan terhadap mereka,” kata Mohammad Kasim.
Ia juga meminta dukungan dan doa dari ustaz dan jamaah agar Polri dapat bekerja menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan baik serta diberi keselamatan dalam bertugas, terutama dalam menyelesaikan persoalan keamanan di Kelurahan Nunu dan Kelurahan Tatura Utara.
Selain itu, Kapolsek mengajak keluarga melindungi generasi muda dari pengaruh negatif. Warga diminta bersama-sama mencegah penyalahgunaan narkoba, pergaulan berisiko, kenakalan remaja, aksi geng motor, serta berbagai bentuk tindak pidana lainnya.
Terkait media sosial, ia mengingatkan jamaah agar tidak mudah percaya terhadap berita yang belum jelas kebenarannya. Warga juga diminta menghindari penyebaran hoaks, ujaran kebencian, maupun informasi yang dapat memicu perselisihan dan perpecahan di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan Salat Jumat ini, kami berharap terjalin hubungan yang semakin erat antara Polri, ulama, dan seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan berakhir pada pukul 12.40 WITA. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.
Kegiatan Salat Jumat keliling ini dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan. Kegiatan ini menjadi penguatan program prioritas Kapolri sebagai upaya mempererat silaturahmi antara Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga dalam menjaga kamtibmas. (bp/Mad)


