Asahan, buanapagi.com – Pemerintah Kabupaten Asahan memastikan kebutuhan logistik untuk Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 mulai bergerak menuju desa-desa penyelenggara. Distribusi dilakukan menjelang pemungutan suara yang akan berlangsung pada Rabu, 7 Oktober 2026.
Pelepasan distribusi logistik dilakukan di halaman Kantor Bupati Asahan, Senin (5/10/2026). Bupati Asahan diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Asahan Mohammad Azmy Ismail AP, M.Si.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kabupaten Asahan atau perwakilan serta jajaran OPD terkait.
Azmy Ismail dalam sambutannya menyampaikan bahwa distribusi logistik merupakan bagian penting dari rangkaian persiapan Pilkades. Ketersediaan logistik di setiap TPS harus dipastikan sebelum masyarakat datang menggunakan hak pilihnya.
Ia meminta seluruh jajaran yang terlibat mulai dari Panitia Pemilihan Kabupaten, Panitia Pemilihan Kecamatan hingga Panitia Pemilihan Desa melaksanakan tugas dengan teliti. Logistik yang dikirim harus sesuai kebutuhan, dalam kondisi baik, aman dan sampai ke lokasi tujuan sesuai waktu yang telah ditentukan.
Azmy secara khusus mengingatkan agar tidak ada TPS yang mengalami kekurangan perlengkapan saat pemungutan suara berlangsung. Untuk mengantisipasi hal tersebut, proses penerimaan dan pemeriksaan logistik harus dilakukan dengan cermat.
Selain memastikan kondisi dan jumlah barang, setiap serah terima juga diminta dicatat dalam dokumen administrasi yang telah disiapkan. Langkah itu diperlukan agar seluruh proses distribusi dapat dipertanggungjawabkan.
Aspek pengamanan juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Dukungan TNI dan Polri dalam mengawal perjalanan logistik menuju desa-desa tujuan mendapat apresiasi dari Azmy. Ia berharap koordinasi antara panitia, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan aparat keamanan terus berlangsung hingga seluruh rangkaian pemungutan dan penghitungan suara selesai.
Sementara Kepala Dinas PMD Kabupaten Asahan Darwinsyah Lubis S.STP melaporkan bahwa Pilkades Serentak 2026 akan berlangsung di 43 desa yang tersebar di 18 kecamatan. Untuk pelaksanaan pemungutan suara, telah disiapkan 152 TPS dengan jumlah pemilih mencapai 128.133 orang.
Menurut Darwin, persiapan kebutuhan logistik telah dilakukan Panitia Pemilihan Kabupaten bersama pihak terkait. Setiap armada yang membawa logistik juga mendapat pendampingan petugas Panitia Pemilihan Kabupaten dan personel kepolisian.
Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan logistik tetap aman selama perjalanan dan seluruh kebutuhan pemungutan suara diterima pihak yang berwenang di desa masing-masing. “Pilkades bukan hanya proses memilih seorang kepala desa, tetapi merupakan bagian dari proses demokrasi di tingkat desa yang harus dijaga bersama,” ujar Azmy.
Ia berharap seluruh pihak menjalankan perannya masing-masing sehingga Pilkades Serentak Kabupaten Asahan dapat terlaksana aman, tertib dan sesuai ketentuan.(bp\dil)


