Medan, buanapagi.com – Ketua Fraksi PAN-Perindo DPRD Kota Medan, T. Bahrumsyah, mengajak masyarakat untuk kembali mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Pancasila merupakan dasar dan pedoman bangsa yang memuat nilai-nilai penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Hal itu disampaikan Bahrumsyah saat melaksanakan kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Asahan, Lingkungan 11, Kelurahan Belawan 1, Kecamatan Medan Belawan, Minggu (27/9/2026).
Bahrumsyah mengatakan, para pendiri bangsa sejak awal telah memikirkan pentingnya sebuah landasan yang mampu menjadi pemersatu masyarakat Indonesia yang memiliki keberagaman suku, agama, ras, dan budaya.
“Para founding father telah memikirkan bagaimana bangsa ini memiliki falsafah dan pedoman hidup agar tercipta kehidupan yang damai, harmonis, serta saling menghargai. Dari situlah Pancasila lahir sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Bahrumsyah.
Ia menjelaskan, setiap sila dalam Pancasila memiliki nilai yang relevan untuk diterapkan dalam kehidupan masyarakat. Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, mengajarkan masyarakat untuk menjalankan kehidupan beragama sekaligus menghormati keyakinan orang lain.
“Sila pertama mengingatkan kita untuk membangun hubungan yang baik dengan Tuhan, sesama manusia, maupun dengan lingkungan sekitar,” katanya.
Sementara itu, sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, mengandung pesan agar setiap warga negara menjunjung tinggi sikap saling menghormati, toleransi, serta memperlakukan sesama manusia secara adil dan beradab.
Kemudian, sila ketiga, Persatuan Indonesia, menurut Bahrumsyah, menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman.
“Indonesia terdiri dari berbagai suku, agama, ras dan budaya. Karena itu, jangan sampai perbedaan menjadi alasan untuk saling terpecah. Kita harus tetap menjaga persatuan karena kita adalah satu bangsa, satu negara dan satu tanah air,” tegas Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Medan tersebut.
Untuk sila keempat, lanjutnya, mengajarkan pentingnya musyawarah dalam mengambil keputusan. Nilai tersebut juga mencerminkan semangat gotong royong dan mengutamakan kepentingan bersama.
Sedangkan sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, menjadi landasan agar kehidupan bermasyarakat dan pemerintahan dapat berjalan secara adil tanpa membeda-bedakan latar belakang seseorang.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menilai, pengamalan Pancasila tidak cukup hanya dilakukan dalam kegiatan formal, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Sudah saatnya kita kembali memperkuat dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Sebagai warga negara, mari kita mulai dari hal-hal sederhana, seperti menghargai perbedaan, menjaga kerukunan, bermusyawarah dan bergotong royong. Jika nilai-nilai Pancasila benar-benar diterapkan, kehidupan masyarakat akan semakin harmonis,” pungkasnya. (bp1)




