Medan, buanapagi.com – Perumda Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara terus memperluas akses masyarakat terhadap air bersih yang sehat, aman, dan layak. Upaya tersebut dilakukan melalui sejumlah program pelayanan yang sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Sumut Bobby Nasution.
Program pelayanan tersebut disosialisasikan dalam kegiatan yang digelar Rabu (12/8/2026) di Aula Lantai IV Kantor Pusat Perumda Tirtanadi, Jalan Sisingamangaraja No. 1, Medan.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Dewan Pengawas Perumda Tirtanadi, di antaranya Yudha Johansyah dan Arief S. Trinugroho, Direktur Utama Perumda Tirtanadi Ardian Surbakti, Direktur Bisnis dan Pemasaran Ikrimah Hamidy, serta sejumlah pihak terkait.
Dalam sosialisasi itu diperkenalkan sejumlah program untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh layanan air minum. Salah satu program utama adalah pemasangan jaringan pipa distribusi yang pembiayaannya ditanggung Perumda Tirtanadi dengan ketentuan minimal terdapat lima rumah calon pelanggan dan panjang jaringan maksimal 50 meter sesuai ketentuan program.
Selain pemasangan jaringan distribusi, Perumda Tirtanadi juga menghadirkan program penghapusan denda tunggakan bagi pelanggan yang sebelumnya diputus serta kemudahan cicilan biaya pemasangan kembali. Pelanggan baru juga diberikan pilihan pembayaran biaya sambungan melalui skema cicilan.
Direktur Utama Perumda Tirtanadi, Ardian Surbakti, mengatakan sosialisasi tersebut merupakan bagian penting dari upaya memperkuat pelayanan sekaligus mendukung program Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam memperluas akses masyarakat terhadap air minum yang sehat dan layak.
Menurut Ardian, berbagai kemudahan yang diberikan merupakan langkah nyata Perumda Tirtanadi untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan, pengembangan infrastruktur jaringan air minum akan terus dilakukan agar masyarakat dapat menikmati layanan secara lebih mudah dan nyaman.
“Ini merupakan langkah nyata dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat agar lebih mudah mengakses air bersih yang sehat. Infrastruktur yang dibangun juga menjadi aset bersama yang diharapkan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” ujar Ardian.
Dewan Pengawas Perumda Tirtanadi, Arief S. Trinugroho, menyampaikan bahwa Dewan Pengawas siap melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan berbagai program yang telah ditetapkan manajemen.
Arief juga membuka ruang bagi masyarakat maupun pihak terkait untuk menyampaikan masukan dan berdiskusi mengenai peningkatan kualitas pelayanan. Ia menilai sejumlah langkah dan program telah dilakukan manajemen di bawah kepemimpinan Ardian Surbakti dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Direktur Bisnis dan Pemasaran Perumda Tirtanadi, Ikrimah Hamidy, melalui Kepala Divisi Pemasaran Perumda Tirtanadi, Sahrim Siregar, menjelaskan mekanisme bagi masyarakat yang ingin menjadi pelanggan baru.
Proses pendaftaran pelanggan baru dimulai dari pengajuan, pendataan, survei lapangan, pembayaran, hingga pemasangan sambungan. Untuk mengikuti program pemasangan jaringan distribusi, sedikitnya harus terdapat lima calon pelanggan dengan panjang jaringan pipa distribusi 50 meter.
Adapun biaya sambungan bagi pelanggan baru ditetapkan sebesar Rp2.050.000 per pelanggan. Untuk memberikan kemudahan, biaya tersebut dapat dibayarkan melalui skema cicilan dengan pembayaran awal sebesar 30 persen.
“Pelanggan baru juga diberikan kemudahan melalui skema cicilan. Pembayaran awal ditetapkan sebesar 30 persen dari biaya yang harus dibayarkan,” jelas Sahrim.
Tak hanya menyasar pelanggan baru, Perumda Tirtanadi juga memberikan kemudahan kepada pelanggan lama yang sambungannya telah diputus akibat tunggakan. Melalui program yang disiapkan, pelanggan dapat memperoleh penghapusan denda tunggakan sekaligus kemudahan cicilan biaya pemasangan kembali sesuai ketentuan yang berlaku.
Program tersebut diharapkan mampu mendorong masyarakat yang sebelumnya terkendala biaya maupun tunggakan untuk kembali mendapatkan akses layanan air minum perpipaan.
Perumda Tirtanadi berharap berbagai program tersebut dapat meningkatkan cakupan pelayanan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap air bersih.
Langkah ini juga menjadi bagian dari sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah, terjangkau, dan berkualitas.
Perumda Tirtanadi menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan, memperluas jaringan, serta mengembangkan infrastruktur air minum di berbagai wilayah Sumatera Utara.
Dengan dukungan pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, perluasan akses air bersih di Sumatera Utara diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.(bp2)




