Palu, buanapagi.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulawesi Tengah menyiapkan sistem rekrutmen tenaga kerja berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal dalam memenuhi kebutuhan perusahaan di daerah.
Inovasi tersebut dirancang untuk mempercepat proses pencocokan pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan melalui analisis data secara otomatis. Sistem akan memanfaatkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), latar belakang pendidikan, kompetensi, serta bidang pekerjaan yang diminati oleh pelamar.
Kepala Disnakertrans Sulawesi Tengah, Moh. Syahrul Syam, mengatakan penerapan teknologi AI merupakan langkah pemerintah daerah untuk memastikan putra daerah memperoleh kesempatan pertama dalam proses rekrutmen sebelum perusahaan membuka lowongan bagi pelamar dari luar daerah.
“Melalui sistem ini, putra daerah akan memperoleh prioritas sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Setelah data dinyatakan cocok, pelamar dapat langsung menerima panggilan wawancara melalui WhatsApp,” ujar Syahrul, Selasa (28/7/2026).
Ia menjelaskan, sistem rekrutmen akan menerapkan skala prioritas berdasarkan wilayah. Perusahaan terlebih dahulu diwajibkan merekrut tenaga kerja dari desa di sekitar lokasi usaha atau lingkar tambang. Jika kebutuhan belum terpenuhi, perekrutan diperluas ke tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, hingga akhirnya dibuka secara nasional.
Menurut Syahrul, Disnakertrans Sulteng telah berkoordinasi dengan pengembang aplikasi yang sebelumnya menerapkan sistem serupa di kawasan industri Kabupaten Morowali. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah kini tinggal menunggu pembahasan lanjutan bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, sebelum implementasi dilakukan secara menyeluruh.
Selain mempermudah proses seleksi, aplikasi tersebut juga dirancang membangun basis data pencari kerja secara berkelanjutan. Pelamar yang belum diterima di satu perusahaan tidak perlu kembali mendaftar dari awal karena datanya akan tetap tersimpan dan dapat direkomendasikan secara otomatis kepada perusahaan lain yang membutuhkan tenaga kerja dengan kualifikasi yang sama.
Disnakertrans Sulawesi Tengah menilai penerapan rekrutmen berbasis AI akan meningkatkan transparansi dan efisiensi proses seleksi, memperluas akses kerja bagi putra daerah, sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah menekan angka pengangguran dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal di sektor industri maupun sektor usaha lainnya. ( Mad)



