Asahan, buanapagi.com – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin S.Sos., M.Si menghadiri Rapat Koordinasi Monitoring dan Asistensi Penggunaan Dana Transfer ke Daerah (TKD) Tambahan Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Kota Medan, Selasa (14/7/2026).
Rapat koordinasi tersebut dipimpin Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution dan diikuti Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya B.Sc, para bupati dan wali kota se-Sumatera Utara, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumatera Utara, Staf Khusus Bidang Keamanan, serta Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Dr. Agus Fatoni M.Si yang memberikan arahan secara virtual melalui Zoom Meeting.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai forum monitoring sekaligus asistensi terhadap penggunaan Dana Transfer ke Daerah (TKD) Tambahan Tahun Anggaran 2026 guna memastikan pemanfaatannya berjalan sesuai ketentuan serta mendukung percepatan pembangunan di daerah.
Dalam laporannya, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sumatera Utara H. Timur Tumanggor S.Sos., M.AP selaku ketua panitia menyampaikan bahwa rapat koordinasi bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan pemerintah kabupaten/kota dalam pengelolaan dana transfer tambahan.
Menurutnya, kolaborasi yang baik antarpemangku kepentingan menjadi faktor penting agar setiap program yang didanai melalui TKD dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Dr. Agus Fatoni menegaskan bahwa dana TKD tambahan diharapkan mampu mempercepat pemulihan daerah yang terdampak bencana.
Ia meminta seluruh pemerintah daerah mengelola anggaran tersebut secara tepat sasaran, efektif, transparan, dan akuntabel sehingga pelaksanaan program pembangunan benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Dalam Negeri, atas dukungan dalam memperjuangkan tambahan alokasi Dana Transfer ke Daerah bagi Provinsi Sumatera Utara.
Menurut Gubernur, tambahan anggaran tersebut menjadi modal penting untuk mempercepat proses rehabilitasi dan pembangunan di daerah-daerah yang terdampak bencana, sekaligus mendorong pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat.
Bobby juga menginstruksikan seluruh bupati dan wali kota agar segera merealisasikan berbagai program yang telah direncanakan sehingga manfaat dana transfer dapat segera dirasakan masyarakat. Ia berharap dukungan Dana Transfer ke Daerah bagi wilayah terdampak bencana dapat terus berlanjut pada Tahun Anggaran 2027 dengan nilai yang sebanding seperti tahun ini.
Keikutsertaan Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin dalam rapat koordinasi tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Asahan terhadap upaya memperkuat tata kelola keuangan daerah, mempercepat pemanfaatan Dana Transfer ke Daerah, serta menyukseskan program pembangunan dan pemulihan pascabencana melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota.(bp/dil)




