Asahan, buanapagi.com – Upaya membangun generasi muda yang religius terus diperkuat di Kabupaten Asahan. Salah satunya melalui peresmian Rumah Tahfidz Qur’an Amaliyah binaan Sat Res Narkoba Polres Asahan yang berlangsung di Kelurahan Teladan, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Rabu (29/04/2026).
Peresmian rumah tahfidz tersebut dihadiri Wakil Bupati Asahan Rianto SH, MAP, Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani SH, SIK, MH beserta jajaran, Lurah Teladan, Ketua Yayasan Rumah Tahfidz Qur’an Amaliyah M Tantowi Batubara SH, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan sejumlah undangan lainnya.
Ketua Yayasan Rumah Tahfidz Qur’an Amaliyah M Tantowi Batubara SH mengatakan, keberadaan lembaga pendidikan Al-Qur’an tersebut tidak terlepas dari pembinaan langsung Sat Res Narkoba Polres Asahan.
Menurutnya, dukungan yang diberikan aparat kepolisian menjadi bukti bahwa pembinaan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui pendekatan hukum, tetapi juga melalui pendekatan spiritual dan pendidikan agama. Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada Wakil Bupati dan Kapolres Asahan atas kehadiran mereka dalam acara peresmian tersebut.
“Kehadiran Bapak Wakil Bupati dan Kapolres menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus mengembangkan Rumah Tahfidz Qur’an Amaliyah ini,” kata Tantowi.
Wakil Bupati Asahan Rianto SH, MAP dalam sambutannya menegaskan bahwa rumah tahfidz merupakan investasi moral bagi masa depan daerah. Menurutnya, pembangunan fisik harus berjalan seiring dengan pembangunan karakter generasi muda.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, kami sangat mengapresiasi berdirinya Rumah Tahfidz Qur’an Amaliyah ini. Tempat seperti ini sangat penting untuk mencetak anak-anak yang berakhlak, religius, dan cinta Al-Qur’an,” ujarnya.
Rianto juga menyampaikan bahwa peran Polres Asahan dalam mendukung rumah tahfidz menjadi bentuk sinergi nyata antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam menjaga masa depan generasi muda.
Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani menegaskan bahwa pihaknya akan terus hadir dalam kegiatan pembinaan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat. Ia berharap Rumah Tahfidz Qur’an Amaliyah dapat berkembang menjadi pusat pendidikan Islam yang melahirkan banyak penghafal Al-Qur’an.
“Kami ingin tempat ini menjadi ladang lahirnya hafiz dan hafizah yang membawa nama baik Asahan,” ungkapnya.
Dalam tausiyahnya, Al-Ustadz Aswaluddin Rambe mengingatkan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman utama kehidupan. “Jika Al-Qur’an kita jaga, maka Allah akan menjaga kehidupan kita,” tuturnya.(bp/dil)


