Asahan, buanapagi.com – Sebanyak 2.061 peserta mengikuti Kisaran Science Olympiade 2026 yang digelar di Gelanggang Universitas Asahan (UNA), Minggu (11/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk mendorong peningkatan kemampuan akademik dan melahirkan generasi berprestasi di Sumatera Utara.
Olimpiade tersebut diikuti peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK hingga kalangan guru. Kehadiran peserta dari berbagai daerah menunjukkan besarnya kesempatan bagi dunia pendidikan untuk memperluas pengalaman dan membangun budaya kompetisi yang positif.
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin S.Sos, M.Si yang menghadiri kegiatan tersebut menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan Kisaran Science Olympiade 2026. Ia berharap kompetisi itu mampu memberikan motivasi kepada peserta untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan meraih prestasi yang lebih baik.
Menurut Bupati, generasi muda yang mengikuti olimpiade merupakan calon penerus bangsa yang diharapkan mampu berkontribusi dalam pembangunan Indonesia pada masa mendatang, terutama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat luas bagi anak-anak Indonesia, khususnya pelajar di Kabupaten Asahan dan Provinsi Sumatera Utara. Taufik turut mendorong Pusat Olimpiade Sains Indonesia (POSI) untuk mempertahankan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Pendidikan serta berbagai pihak yang bergerak di bidang sains dan teknologi. Dengan dukungan bersama, pelaksanaan olimpiade serupa diharapkan dapat terus berlanjut di Kabupaten Asahan.
Direktur POSI, Fahrurozi Panjaitan S.Pd, MM, menjelaskan bahwa penyelenggaraan kompetisi ini bertujuan meningkatkan semangat peserta sekaligus memberikan pengalaman menghadapi persaingan akademik. Menurutnya, pengalaman mengikuti kompetisi menjadi bekal penting bagi peserta untuk melangkah ke tingkat yang lebih tinggi.
Fahrurozi menyampaikan, panitia akan memilih 30 peserta terbaik untuk mengikuti kompetisi tingkat nasional di Bandung. Jumlah tersebut terdiri atas 15 peraih medali perunggu, 10 peraih medali perak, dan lima peraih medali emas.
Sementara itu, Rektor Universitas Asahan, Assoc. Prof. Dr. Mangaraja Manurung SH, MH, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pendamping, dan tamu undangan yang hadir di kampus UNA.
Ia mengingatkan bahwa keikutsertaan dalam olimpiade tidak semata-mata bertujuan mendapatkan hadiah. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk mengetahui kemampuan diri, memperbaiki kekurangan, dan membangun motivasi agar terus belajar.
Rektor juga menyampaikan terima kasih kepada POSI dan Pemerintah Kabupaten Asahan atas dukungan terhadap kegiatan tersebut. Universitas Asahan, katanya, mendukung berbagai program yang berorientasi pada kemajuan pendidikan.
Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Yayasan Universitas Asahan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Edi Sukmana SH, MSi, sejumlah organisasi perangkat daerah, civitas akademika, guru, orang tua peserta, serta undangan lainnya.
Melalui penyelenggaraan Kisaran Science Olympiade 2026, diharapkan tumbuh semangat belajar dan budaya berprestasi yang dapat mengantarkan peserta menuju persaingan di tingkat nasional.(bp\dil)





