Asahan, buanapagi.com – Suasana penuh kehangatan mewarnai pertemuan Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin S.Sos, M.Si, bersama anak – anak Gaza dan anak – anak tahfiz dalam kegiatan Safari Anak Gaza Special Menyapa Sumut. Kegiatan tersebut berlangsung di rumah dinas bupati setempat, Jumat (9/10/2026).
Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap anak – anak Palestina yang menghadapi situasi sulit di wilayah mereka.
Bupati Asahan menyampaikan dukungan dan perhatian kepada anak – anak Gaza. Ia memberikan semangat agar mereka tetap tegar, tabah, dan mampu menghadapi berbagai tantangan yang terjadi dalam kehidupan mereka.
Sebagai bentuk kepedulian, Taufik juga menyerahkan bantuan berupa uang tunai. Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari perhatian Pemerintah Kabupaten Asahan terhadap anak – anak Gaza yang hadir dalam rangkaian kegiatan Safari Anak Gaza.
Sejumlah pejabat dan tokoh daerah turut menghadiri kegiatan itu, di antaranya Ketua The World Peace Parliamentary Caucus (WPPC) sekaligus Anggota DPR RI Dapil Sumatera Utara III, Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Tanjung S.Si., M.T., Ketua DPRD Kabupaten Asahan H. Efi Irwansyah Pane MKM, Ketua Pengadilan Negeri Asahan Sayed Tarmizi SH., MH., serta Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Drs. Zainal Aripin Sinaga MH.
Hadir pula Ketua MUI Kabupaten Asahan, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan bersama pengurus, pengurus Tahfiz Masjid Agung Achmad Bakrie Kisaran, dan para undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ahmad Doli Kurnia Tanjung menegaskan pentingnya menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum memperkuat hubungan antarsesama sekaligus meningkatkan perhatian terhadap nasib anak-anak Gaza dan masyarakat Palestina.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memelihara solidaritas kemanusiaan melalui doa dan bantuan sesuai kemampuan masing-masing. Doli Tanjung juga menyampaikan harapan agar perdamaian dapat terwujud sehingga masyarakat Palestina bisa menjalani kehidupan dengan lebih aman.
Sementara itu, Abdurahman Al-Masry, anak yang lahir di Beit Hanoun, Gaza Utara, menceritakan kondisi masyarakat di daerah asalnya. Ia menyebut warga masih menghadapi keterbatasan listrik dan ancaman serangan bom yang telah menimbulkan korban jiwa.
Menurut Abdurahman, masyarakat Gaza membutuhkan bantuan pengobatan serta dukungan kemanusiaan dari berbagai negara. Ia turut mengingatkan arti penting Masjid Al-Aqsa bagi umat Islam. “Bantulah kami, bangsa Palestina, dengan doa,” ungkapnya.
Abdurahman juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian dan dukungan kepada anak-anak Gaza.
Acara kemudian ditutup dengan tausiah agama oleh Ketua MUI Kabupaten Asahan, dilanjutkan sesi foto bersama dan bersalam-salaman. Melalui pertemuan ini, pesan kepedulian, persaudaraan, dan harapan akan perdamaian kembali disampaikan kepada para peserta.(bp\dil)



