Asahan

Jaga Masa Depan Generasi Muda, Patroli Gabungan Sumut Telusuri Titik Rawan Narkoba di Asahan

Asahan, buanapagi.com – Upaya melindungi generasi muda dari ancaman narkoba dan kenakalan remaja terus dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Salah satunya melalui pelaksanaan patroli gabungan yang digelar di sejumlah titik rawan di Kabupaten Asahan pada Sabtu (6/6/2026) malam.

Kegiatan yang melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga aparat penegak hukum tersebut diawali dengan apel kesiapan di Lapangan Apel Kantor Bupati Asahan.

Kasatpol PP Provinsi Sumatera Utara Dr. Moettaqin Hasrimi, S.STP, M.Si yang memimpin kegiatan menyampaikan bahwa peredaran narkoba dan maraknya kelompok geng motor merupakan tantangan sosial yang harus ditangani secara bersama – sama.

Menurutnya, perlindungan terhadap generasi muda tidak cukup hanya dilakukan melalui pendekatan pendidikan dan keluarga, tetapi juga memerlukan langkah nyata di lapangan guna memastikan lingkungan tetap aman dan kondusif.

“Generasi muda adalah masa depan daerah. Karena itu mereka harus dijauhkan dari pengaruh narkoba maupun aktivitas negatif yang dapat merusak masa depan mereka,” ujarnya di hadapan peserta apel.

Moettaqin menjelaskan bahwa patroli gabungan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Proyek Strategis Daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 yang telah ditetapkan melalui keputusan gubernur.

Program tersebut dirancang sebagai langkah cepat untuk memperkuat pengawasan pada jalur masuk peredaran narkoba sekaligus kawasan yang berpotensi menjadi lokasi aktivitas kenakalan remaja.

Usai apel, ratusan personel gabungan bergerak menuju sejumlah lokasi yang menjadi perhatian aparat. Tempat hiburan malam, lokasi berkumpulnya masyarakat pada malam hari, hingga sejumlah titik yang dianggap rawan menjadi sasaran pemeriksaan.

Petugas mendatangi Karaoke Karunia, Fagter Tuak Agus, Karaoke Star 7, Karaoke Virgo, dan THM Vegas Bistro & Karaoke.

Selain melakukan pengawasan, tim gabungan juga mengedepankan pendekatan persuasif dengan memberikan imbauan kepada pengelola usaha dan masyarakat agar turut mendukung upaya pemberantasan narkoba.

Pemeriksaan urine terhadap sejumlah pengunjung juga dilakukan sebagai bentuk deteksi dini terhadap kemungkinan penyalahgunaan narkotika. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel yang diuji tidak ditemukan indikasi penggunaan narkoba.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap tercipta sinergi yang semakin kuat antara aparat dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Dengan kerja sama yang berkelanjutan, Asahan diharapkan mampu menjadi daerah yang aman, tertib, dan ramah bagi tumbuh kembang generasi muda.(bp/dil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *