Binjai, buanapagi.com – Aksi pembegalan kembali terjadi di Kota Binjai dan menimpa seorang pelajar. Yudha, siswa SMAN 5 Binjai, menjadi korban saat melintas di Jalan Sawo 3, Kelurahan Bandar Senembah, Kecamatan Binjai Barat, tepatnya di kawasan dekat kuburan menuju Titi Baru Berngam, Senin (11/5/2026) sekitar pukul 06.55 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika korban dipepet oleh tiga orang pria tak dikenal yang mengendarai satu unit sepeda motor. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam dan membacok bagian tangannya hingga korban terjatuh.
Dalam kondisi terluka, pelaku kemudian dengan cepat membawa kabur sepeda motor milik korban, Honda Vario 160, dan melarikan diri ke arah Jalan Kedongdong. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut sempat panik.
“Mereka datang naik satu motor, langsung menyerang. Kami warga di sini kaget karena kejadiannya dekat kuburan. Bahkan sarung golok warna hitam tertinggal di lokasi,” ujar salah seorang warga.
Korban yang mengalami luka serius segera mendapatkan pertolongan dari warga dan dilarikan ke RSU Djoelham Binjai untuk menjalani perawatan intensif.
Sementara itu, Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana menyampaikan pihaknya sangat berempati terhadap korban dan menegaskan komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.
“Polres Binjai terus meningkatkan upaya pencegahan melalui patroli gabungan pada jam-jam rawan. Langkah ini cukup efektif untuk menekan potensi kejahatan jalanan yang kerap diawali dari balap liar, geng motor, hingga kenakalan remaja,” ujarnya.
Selain itu, dalam upaya penegakan hukum, Satreskrim Polres Binjai telah bergerak cepat untuk mengungkap kasus tersebut. Bahkan, Kapolres telah membentuk tim khusus anti begal guna memburu para pelaku kejahatan jalanan.
“Tim khusus ini akan melakukan tindakan tegas terhadap pelaku begal agar tidak ada lagi ruang bagi mereka beraksi di wilayah hukum Polres Binjai,” tegasnya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara maupun saat memarkirkan kendaraan.
“Jadilah polisi bagi diri sendiri, artinya selalu waspada kapan pun dan di mana pun berada,” pungkasnya. (Lala)

