Asahan

Penutupan LKM IPA Asahan Jadi Momentum Lahirnya Pemimpin Muda Berkualitas

Asahan, buanapagi.com – Penutupan Latihan Kader Menengah (LKM) yang dirangkai dengan pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) XVIII Ikatan Pelajar Al Washliyah (IPA) Kabupaten Asahan menjadi momentum penting dalam mencetak generasi muda yang siap menjadi pemimpin masa depan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Minggu (3/5/2026), dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Asahan Rianto, SH., MAP bersama jajaran pengurus Al Washliyah dan peserta kader.

Turut hadir Sekretaris PD Al – Washliyah Asahan Supomo SAg, Pengurus Daerah Al Washliyah Kabupaten Asahan Utomo SAg, Ketua PD IPA Asahan Said Ibnu Rulian Ahmad, serta peserta LKM dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Rianto menyampaikan bahwa kepemimpinan merupakan aspek penting dalam kehidupan organisasi maupun masyarakat. Menurutnya, pemimpin bukan hanya soal posisi, tetapi tentang kemampuan membawa perubahan yang positif.

Ia menjelaskan bahwa seorang pemimpin harus mampu memengaruhi dan menginspirasi orang lain untuk bergerak menuju tujuan bersama. Hal tersebut membutuhkan karakter yang kuat dan nilai-nilai dasar yang kokoh.

“Integritas menjadi syarat utama seorang pemimpin. Tanpa kejujuran dan tanggung jawab, kepemimpinan tidak akan berjalan dengan baik,” ujar Rianto.

Selain integritas, keberanian dalam mengambil keputusan, komitmen dalam pengabdian, rasa empati kepada masyarakat, serta keteladanan juga menjadi bagian penting dalam membangun sosok pemimpin yang ideal.

Rianto juga menyoroti pentingnya pembinaan karakter bagi generasi muda. Menurutnya, proses menjadi pemimpin dimulai dari kemauan untuk belajar, berorganisasi, dan mengambil tanggung jawab.

Ia mendorong para kader IPA agar terus aktif dalam organisasi sebagai wadah pembelajaran dan pengembangan diri. Organisasi, katanya, adalah tempat terbaik untuk melatih mental kepemimpinan dan membangun jaringan sosial.

Dalam era digital yang terus berkembang, generasi muda harus mampu menyesuaikan diri dengan perubahan zaman tanpa kehilangan nilai moral dan etika. Wakil Bupati berharap para kader yang telah mengikuti LKM mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Asahan.

Sebagai penutup acara, dilakukan prosesi pelepasan tanda peserta LKM yang diwakili oleh Sahabat Sabil Al Haqqi Nasution dan Rahmiana Lubis, menandai selesainya rangkaian pelatihan kader secara resmi.(bp/dil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *