Asahan

Haru dan Harapan di Balik Toga : 110 Lulusan IAIDU Asahan Siap Menapaki Masa Depan

Asahan, buanapagi.com – Suasana Aula Hotel Marina Kisaran, Kamis (23/04/2026), dipenuhi nuansa haru dan kebanggaan. Ratusan pasang mata menyaksikan momen sakral saat 110 mahasiswa Institut Agama Islam Daar Al-Uluum (IAIDU) Asahan resmi menyandang gelar sarjana.

Prosesi dimulai dengan tari persembahan yang menyambut para tamu undangan, disusul pembukaan sidang terbuka wisuda. Lantunan ayat suci Al – Qur’an dan lagu Indonesia Raya menambah kekhidmatan suasana.

Di atas panggung, para wisudawan tampak mengenakan toga dengan penuh rasa bangga. Di antara mereka, tersimpan cerita panjang perjuangan menempuh pendidikan hingga akhirnya mencapai titik ini.

Rektor IAIDU Asahan, Dr. Hj. Nilasari Siagian, menyampaikan pesan mendalam kepada para lulusan. Ia menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab baru di tengah masyarakat.

“Toga ini bukan tanda selesai, tetapi simbol kesiapan untuk mengabdi dan memberi manfaat,” tuturnya.

Pesan serupa juga disampaikan Ketua Yayasan PMDU Asahan, Drs. H. A. Muin Isma Nasution. Ia mengingatkan bahwa kesuksesan sejati bukan hanya diukur dari capaian materi, tetapi dari sejauh mana seseorang memberi manfaat bagi sesama.

Sementara itu, Sekretaris Kopertais Wilayah IX Sumatera Utara, Dr. Syawaluddin Nasution, memberikan apresiasi terhadap IAIDU yang dinilai konsisten melahirkan intelektual muslim yang berkontribusi bagi masyarakat.

Kehadiran Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, menambah semangat para wisudawan. Dalam sambutannya, ia mengajak para lulusan untuk menjadi agen perubahan di era digital.

“Gunakan teknologi untuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan dan memperkuat persatuan,” pesannya.

Bupati juga menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan IAIDU ke depan, termasuk harapan agar kampus tersebut dapat berkembang menjadi universitas. Di penghujung acara, pemberian cinderamata dari rektor kepada Bupati menjadi simbol sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah.(bp/dil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *