Hukum&Kriminal

Diduga Informasi Bocor, Penggerebekan Barak Narkoba di Langkat Berujung Nihil

Binjai, buanapagi.com – Upaya Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Binjai dalam memberantas peredaran narkoba kembali diuji. Penggerebekan yang dilakukan di sebuah barak narkoba di Desa Perhiasan, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Kamis (2/4/2026), justru berujung nihil.

Operasi Grebek Sarang Narkoba (GSN) yang dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba AKP Ismail Pane itu dilakukan sekitar pukul 11.00 WIB, setelah pihak kepolisian menerima laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.

Namun, saat petugas tiba di tempat kejadian perkara (TKP), barak yang diduga kuat menjadi lokasi penyalahgunaan narkoba itu sudah dalam kondisi kosong. Tidak satu pun penghuni ditemukan di lokasi.

Kondisi ini memunculkan dugaan kuat adanya kebocoran informasi sebelum penggerebekan dilakukan, sehingga para pelaku diduga telah lebih dulu melarikan diri.

Meski demikian, petugas tetap melakukan penyisiran di sekitar barak dan menemukan sejumlah barang bukti yang mengindikasikan aktivitas penyalahgunaan narkotika. Di antaranya lima plastik klip kosong, sepuluh pipet, serta satu alat hisap sabu (bong).

Sebagai tindak lanjut, petugas langsung membongkar dan memusnahkan barak tersebut dengan cara dibakar. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen aparat dalam menutup ruang peredaran narkoba yang dinilai telah meresahkan masyarakat sekitar.

“Barak tersebut langsung kita bongkar dan musnahkan karena sudah sangat meresahkan warga,” ujar AKP Ismail Pane.

Di tempat terpisah, Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti dalam memerangi peredaran narkoba, meskipun menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

“Kami tetap berkomitmen untuk memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya, termasuk memusnahkan barak-barak yang digunakan sebagai tempat penyalahgunaan maupun transaksi,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi kepada aparat penegak hukum.

“Terima kasih kepada masyarakat yang telah bekerja sama. Peran serta warga sangat penting dalam memutus rantai peredaran narkoba,” pungkasnya.

Aparat kepolisian memastikan akan terus melakukan penindakan dan pendalaman guna mengungkap jaringan di balik aktivitas barak tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan adanya kebocoran informasi yang menyebabkan operasi tidak membuahkan hasil maksimal. (Lala)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *