Ragam

Rico Waas Tegaskan Kebersamaan dalam Keberagaman pada Halalbihalal HIMPAK Kota Medan

Medan, buanapagi.com – Suasana penuh kehangatan dan semangat persaudaraan mewarnai Halalbihalal Himpunan Masyarakat Pakpak (HIMPAK) Kota Medan Tahun 2026 yang digelar di Gedung PKK Medan, Minggu (12/4/2026). Momentum ini dimanfaatkan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, untuk kembali menegaskan komitmen merawat kebersamaan dalam bingkai keberagaman di kota multikultural tersebut.

Dalam sambutannya, Rico Waas mengapresiasi peran aktif masyarakat Pakpak yang dinilai memiliki kontribusi besar, tidak hanya bagi Kota Medan, tetapi juga di berbagai daerah lintas provinsi seperti Pakpak Barat, Dairi, hingga Aceh Singkil. Jaringan sosial dan budaya tersebut menjadi kekuatan strategis dalam mempererat konektivitas antardaerah serta memperkaya harmoni kehidupan masyarakat.

“Atas nama Pemko Medan, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga silaturahmi ini semakin mempererat kebersamaan kita,” ujar Rico Waas.

Menurut Rico Waas, halalbihalal tidak hanya dimaknai sebagai ajang temu kangen, tetapi juga sebagai ruang untuk menjaga, melestarikan, dan membesarkan nilai-nilai budaya lokal. Menurutnya, budaya Pakpak merupakan bagian penting dari kekayaan budaya Sumatera Utara yang perlu terus dipopulerkan melalui berbagai ruang publik.

Lebih lanjut, Rico Waas mendorong agar unsur budaya Pakpak dapat lebih sering dihadirkan dalam berbagai kegiatan di Kota Medan. “Saya mengajak masyarakat Pakpak untuk terus menunjukkan jati diri melalui karya serta kontribusi nyata dalam pembangunan kota Medan”, jelas Rico Waas

Dalam pertemuan tersebut Semangat “Medan untuk Semua dan Semua untuk Medan”kembali ditegaskan Rico Waas sebagai pijakan dalam merangkul keberagaman, demi mewujudkan Kota Medan yang lebih maju, inklusif, dan harmonis.

Kegiatan halalbihalal ini berlangsung dalam suasana kekeluargaan, menjadi simbol kuatnya persatuan serta komitmen bersama dalam menjaga keharmonisan di tengah masyarakat yang majemuk.(bp2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *