Asahan, buanapagi.com – Pemerintah Kabupaten Asahan meresmikan Sistem Jaringan Informasi Geospasial (SJIG) Kabupaten Asahan yang dirangkai dengan launching Portal SJIG dan pemaparan peran strategis informasi geospasial dalam perencanaan pembangunan daerah, di Aula Melati kantor bupati setempat, Jumat (13/02/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Badan Informasi Geospasial Republik Indonesia, Prof. Dr Muhammad Aris Marfai S.Si, M.Si, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, Wakil Bupati Rianto SH, MAP, Sekretaris Daerah Drs. Zainal Aripin Sinaga MH, jajaran asisten, staf ahli, kepala OPD, Camat dan kepala Puskesmas, kepala desa/lurah, serta tamu dan undangan lainnya.
Ketua Tim SJIG Kabupaten Asahan, Drs. Supriyanto M.Pd, dalam laporannya menyampaikan bahwa pembangunan Portal SJIG merupakan terobosan baru Pemerintah Kabupaten Asahan dalam mendukung kebijakan Satu Data Indonesia serta penguatan tata kelola pembangunan berbasis data.
Kabupaten Asahan, kata Supriyanto, menjadi kabupaten pertama di Provinsi Sumatera Utara yang membangun dan mengimplementasikan sistem ini secara terintegrasi. Pada Pembangunan Tahap I, Portal SJIG telah berhasil menyusun dan mengintegrasikan 128 peta tematik lintas perangkat daerah sebagai dasar perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan yang lebih terarah, efektif, dan akurat.
Sementara Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin S.Sos, M.Si, dalam sambutan dan arahannya menegaskan bahwa pemanfaatan informasi geospasial merupakan kebutuhan strategis dalam pengambilan kebijakan pembangunan daerah. Ia menekankan agar seluruh OPD benar – benar memahami konsep data spasial, fungsi, serta pemanfaatannya dalam penyusunan program dan kegiatan.
Menurut Taufik, setiap kebijakan pembangunan harus berbasis pada data yang valid, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan agar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Bupati juga menginstruksikan agar Portal SJIG dimanfaatkan secara optimal sebagai instrumen perencanaan yang presisi, transparan, dan mendukung percepatan pembangunan Kabupaten Asahan.
Sedangkan Kepala Badan Informasi Geospasial Republik Indonesia Prof. Dr Muhammad Aris Marfai S.Si, M.Si menyampaikan apresiasi atas komitmen dan langkah progresif Pemkab Asahan dalam membangun serta mengimplementasikan SJIG sebagai bagian dari penguatan tata kelola pembangunan berbasis data.
Prof Muhammad Aris Marfai menegaskan bahwa pemanfaatan informasi geospasial yang terstandar, terintegrasi, dan berkelanjutan merupakan fondasi penting dalam mewujudkan perencanaan yang presisi dan pengambilan kebijakan yang akuntabel.(bp/dil)


