Politik

Hadi Suhendra Minta Akses Jalan ke Islamic Center Dibuka dan Aset Perumnas Segera Diserahkan

Medan, buanapagi.com – Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Hadi Suhendra, SH, mendesak agar akses jalan dari belakang kawasan New Tulip, Perumnas Griya Martubung Lingkungan IX, Kelurahan Tangkahan, segera dibuka guna memudahkan masyarakat menuju Islamic Center Kota Medan.

Desakan tersebut disampaikan Hadi Suhendra saat meninjau langsung kawasan perumahan yang direncanakan akan diserahterimakan kepada Pemerintah Kota Medan. Ia menilai, akses jalan dari belakang perumahan itu merupakan jalur strategis bagi warga sekitar untuk beraktivitas, termasuk beribadah dan mengikuti kegiatan keagamaan di Islamic Center.

“Saya sudah meminta kepada dinas terkait agar jalan dari belakang menuju Islamic Center ini dibuka. Karena ini akses masyarakat. Kalau ditutup, artinya Islamic Center tidak sepenuhnya untuk masyarakat,” ujar pria yang akrab disapa Hendra itu kepada wartawan, Sabtu (21/2/2026).

Menurutnya, Islamic Center sebagai fasilitas publik tidak boleh hanya menjadi ikon atau simbol Kota Medan semata, melainkan harus benar-benar terbuka dan dapat dimanfaatkan masyarakat luas, khususnya warga di sekitar kawasan tersebut.

“Jangan sampai hanya jadi kebanggaan kota, tapi masyarakat sekitar tidak bisa menikmati. Kita ingin Islamic Center ini terpelihara dan dijaga bersama oleh masyarakat,” tegas Ketua DPK Partai Golkar Belawan itu.

Dalam pertemuan tersebut, Hendra juga menerima berbagai aspirasi dari tokoh masyarakat terkait kelanjutan pembangunan dan penataan kawasan perumahan. 

Selain persoalan akses jalan, Hendra menyampaikan adanya kendala administrasi Masjid Abdurrahman bin Auf yang hingga kini belum dapat diterbitkan surat legalitasnya. Hal itu terjadi karena status aset perumahan belum resmi diserahterimakan kepada Pemko Medan.

Kondisi tersebut dinilai berdampak pada kelengkapan administrasi dan legalitas rumah ibadah, sehingga pengurus dan jamaah belum sepenuhnya merasa tenang dalam menjalankan aktivitas keagamaan.

Untuk itu, Ketua PAC Pemuda Pancasila (PP) Belawan ini meminta pihak pengembang dan Perumnas segera menyelesaikan proses serah terima aset kepada Pemerintah Kota Medan agar tidak menimbulkan persoalan berkepanjangan.

“Kita minta pengembang dan Perumnas secepatnya menyerahkan kepada pemerintah kota. Supaya jamaah Masjid Abdurrahman bin Auf bisa beribadah dengan tenang dan baik, tanpa ada persoalan administrasi,” ujarnya.

Hendra berharap, pembukaan akses jalan dan percepatan serah terima aset tersebut dapat segera direalisasikan sehingga kawasan New Tulip dan Islamic Center benar-benar menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang inklusif, tertata, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. (bp1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *